Rabu, 06 November 2019

Kapal Feri

Setelah beberapa drama kita lewati, mulai dari diperiksa polisi yang entah apa tujuannya, hingga gagal masuk dermaga eksklusif karena saldo kurang dan terjadi sedikit perdebatan dengan petugasnya. Kini kita telah masuk dan berada diatas kapal.

Kita berjalan mencari ruang dimana team kita berada walau ujungnya kita keluar lagi dari ruangan itu, dan memilih berdua ngbrol di tepian kapal.

Obrolan begitu serius terjadi tadi mengenai pekerjaan. Hingga akhirnya kita pindah untuk duduk di kursi dekat tempat kita berdiri tadi.

Dan sekarang, kau terlelap pulas dibahuku. Sambil memeluk boneka babi pink yang kuberikan. "Ini babi udah diajak jalan-jalan,dipelukin terus pula" Kataku dalam hati sambil menulis blog ini.

•••
Jujur, rasa kantuk tak terasa karena merasa harus menjaga tidurmu kini. Yang awalnya aku juga ingin terlelap namun tak jadi karena kau lelah dan ingin tidur juga.

Aku lebih memilih menjagamu dibanding ikut tertidur dan lepas pandangan akan dirimu. Bahu yang menopang pun tak merasa lelah, walau sambil menulis blog inipun aku merasa santai melakukannya.

Tidurlah sayang, mimpilah yang indah. Istirahatkan badanmu. Akan kujaga hingga kau terbangun. Kau adalah berlian yang harus kujaga, agar tak terlepas jauh lagi seperti kala itu.

Tidurlah sayang, jangan hiraukan sekitarmu. Walau barusan ada teriakan dari dekat tempat kita " Ada angin puting beliung! ", namun aku tak takut. Aku tak ingin kau tau akan hal itu, aku tak mau istirahat mu terganggu.

Ku yakin kini kau semakin nyenyak. Besarnya angin bercampur ombak yang Mengoyang-goyangkan kapal ini tak lagi kau rasa. Tapi aku senang, aku senang kau mampu istirahatkan badanmu tuk hapuskan lelah setelah apa yang kita lewati hari ini.

Tetap jaga kenyamanan dalam tidurmu, lukiskan mimpi terindah dalam tidurmu malam ini. Aku ingin kau terbangun dengan rasa lelah yang telah hilang, aku ingin kesegaran maksimal yang mendampingi bangun mu.

Percayakan padaku, aku yang akan menemani, aku yang akan menjaga, dan aku yang akan menceritakan apa yang terjadi saat kau tertidur. Hingga akan jadi dongeng ketika kau terbangun.

•••
Ku tau persis kini, mungkin cintaku tak lagi kau harapkan. Namun Tekadku tetap menemani mu. Sebesar apapun usahamu atau dia untuk membuatku lupa dan ingin jauh darimu, aku punya kekuatan yang lebih besar untuk pertahankan kasih sayang ini.

Aku mohon ingat pesanku.
Tetap disini. Jangan pergi kemanapun. Biarkan aku jadi orang yang terus perjuangkan, perjuangkan cintamu, dan perjuangkan kebahagiaanmu.
Do'akan aku, aku yakin cinta sejati adalah cinta yang mampu menahan badai, walau topan sudah siap menghadang.

•••

Bicara soal cinta, cinta itu ibaratkan tujuan dari pelayaran. Nahkoda adalah aku, dan hati adalah kapal. Selama kamu adalah tujuanku, maka kapal ku takan bergerak melawan arah. Karena GPS kasih dan sayang sangatlah akurat dalam menghadapi persoalan cinta.


Kini ombak besar terasa, sangat terasa saat kapal yang kita tumpangi menabraknya. Goyangan dan getaran sangat besar terjadi, namun kau tetap tenang dalam tidurmu.
Terimakasih, kamu sudah mempercayakan ku untuk jaga tidurmu malam ini.

dia terlelap dengan nyaman




Tidak ada komentar: