Minggu, 27 Oktober 2019

KEMARIN

Hari telah berganti, namun aku ragu akan hari ini. Ragu akankah kita sedekat kemarin lagi.

Kemarin kita begitu dekat, kau kembali berada dalam pelukan ku. Dari kususul kau dirumahmu untuk berangkat take video di queen arta berdua.

Awalnya perdebatan terjadi, kau hampir tak ingin berangkat. Tetapi akhirnya kau mandi untuk siap siap berangkat. Kitapun berangkat, ku berpamitan dengan ayah dan kakakmu, "Hati-hati ya" Kata kakakmu.

Kita berjalan berdua diatas motor, kau suapi aku makanan ringan dan mulai ada pelukan kecil diatas kendaraan roda dua itu. Sesampainya kita disana, kita mulai sibuk take video berdua.


Siangnya, setelah selesai tugas. Kita kembali ke kantor. Dikantor kita mulai teramat dekat kembali.
Hingga aku tertidur karena lelah, ku rasa kau mulai membelai kepalaku. Ku berpura untuk tertidur lelap, kau terus mengelus kepalaku, seperti ada rasa sayang yang menyelimuti. Kau pun bangun dari tempat kau rebahan, kau berdiri dan menyelimuti ku setelah itu kau kembali memainkan komputer.

Aku terbangun, terdiam dan terduduk disebelahmu. Kembaliku memelukmu, hingga kita asik berdua.
Dari masak berdua, kau memasak dan aku memeluk mu dari belakang, kita makan bersama, hingga bercandaan  bersama.

Sorenya aku pergi, untuk temui tim sebelah. Kau kutinggal sendiri, namun karena rasa takut kau panggil dia untuk temanimu. Saat aku pulang, aku kesal dan marah sebenernya. Tapi aku berpura untuk biasa saja.

Namun setelah dia pergi, kau kembali dalam pelukan hangat yang sama lagi. Kita benar benar begitu dekat, dengan pelukan yang sangat hangat.

Jujur, aku sungguh mencintai dirimu.
Aku sangat berharap kau kembali lagi. Semoga akan ada lagi hari dimana pelukan hangat yang sama kembali terasa lagi.



Tidak ada komentar: